SERANG, siji.or.id — Program revitalisasi PAUD Tunas Mulia yang berada di bawah naungan Yayasan Baitul Mukaromah, Kampung Ranjeng RT 003/RW 001, Desa Sangiang, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, terus menunjukkan perkembangan.
Hingga Rabu (23/9/2026), proses pembangunan disebut telah memasuki tahap akhir. Ketua Yayasan Baitul Mukaromah, Sumarta, S.Pd.I, menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan pekerjaan di lapangan, progres revitalisasi telah mencapai sekitar 75 persen.
Pembangunan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kelayakan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. Sebelum memperoleh fasilitas revitalisasi, kegiatan belajar dan bermain peserta didik disebut masih memanfaatkan teras dan halaman rumah.
Kini, sejumlah fasilitas pendidikan mulai terbentuk, antara lain ruang belajar, ruang kantor, ruang UKS, taman bermain, serta halaman yang telah diperkeras dengan conblock.
Sumarta mengungkapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program revitalisasi tersebut.
«“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan perhatian terhadap revitalisasi PAUD Tunas Mulia. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk meningkatkan kenyamanan serta kualitas lingkungan belajar bagi anak-anak,” ujar Sumarta.»
Menurut Sumarta, tersedianya fasilitas pendidikan yang lebih layak merupakan bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran anak usia dini. Lingkungan belajar yang tertata, aman dan nyaman diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih kondusif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan dengan baik sehingga fasilitas yang telah dibangun nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan pendidikan.
Kepala Sekolah: Pembangunan Terus Dikebut
Kepala PAUD Tunas Mulia, Madzjudin, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan terhadap proses revitalisasi sekolah.
Menurutnya, pembangunan masih terus berjalan dan fasilitas yang telah tersedia mulai memberikan perubahan terhadap kondisi lingkungan pendidikan di PAUD Tunas Mulia.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan. Mudah-mudahan pembangunan ini dapat diselesaikan dengan baik sehingga nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh anak-anak dan tenaga pendidik,” ungkap Madzjudin.
Ia berharap penyelesaian pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana sehingga seluruh fasilitas yang telah diprogramkan dapat segera digunakan.
Revitalisasi PAUD Tunas Mulia tidak hanya diharapkan memberikan perubahan pada aspek fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan anak usia dini yang lebih layak, aman, bersih dan nyaman.
Dengan tersedianya ruang belajar dan sejumlah fasilitas pendukung, keberadaan PAUD Tunas Mulia di Kampung Ranjeng diharapkan semakin mampu menunjang aktivitas pembelajaran serta memberikan ruang tumbuh dan bermain yang lebih baik bagi anak-anak.
Bagi pihak yayasan dan sekolah, pembangunan tersebut menjadi momentum untuk terus membenahi kualitas layanan pendidikan. Fasilitas yang semakin representatif diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan kepada peserta didik.
Reporter: Haris Ranau




0 Komentar