SERANG, BANTEN — Nama baik Ketua Umum Pormasi Cikoja Serang (PCS), Ujang Supriatna, tengah menjadi sorotan setelah muncul sejumlah isu yang menuduh dirinya diduga menggelapkan uang serta sapi kurban. Selain itu, beredar pula informasi yang menyebut Ujang Supriatna sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PCS.
Menanggapi berbagai tuduhan tersebut, Ujang Supriatna dengan tegas membantah seluruh informasi yang berkembang. Ia menyatakan bahwa tuduhan mengenai dugaan penggelapan uang dan sapi kurban tersebut tidak benar.
Kepada awak media, Ujang mengatakan akan segera mengundang seluruh ketua organisasi masyarakat yang tergabung dalam Forum Cikoja untuk duduk bersama dan meluruskan persoalan yang berkembang.
“Saya sebagai Ketum PCS akan mengundang seluruh ketua-ketua ormas yang tergabung di dalam Forum Cikoja,” ujar Ujang Supriatna, Sabtu (5/9/2026).
Menurutnya, pertemuan tersebut penting dilakukan agar persoalan yang berkembang tidak semakin liar dan menimbulkan kesalahpahaman di tengah anggota maupun masyarakat.
“Tujuan saya ingin mengundang ketua-ketua ormas agar konflik dan tuduhan kepada saya menjadi clear dan tidak liar,” imbuhnya.
Persoalan tabungan sapi kurban yang sebelumnya ramai diperbincangkan di lingkungan Forum Cikoja juga mendapat perhatian dari sejumlah pihak. Menanggapi isu tersebut, Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Serang sekaligus Dan Korlap PCS, Agus Subrata, angkat bicara.
Agus membantah informasi yang menurutnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Ia meminta seluruh pihak agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumber serta kebenarannya.
“Itu tidak benar, hoaks. Jangan sampai persoalan kecil dibesar-besarkan dan justru memecah belah persatuan kita di wilayah Cikoja,” tegas Agus Subrata kepada awak media.
Agus juga menekankan bahwa apabila terdapat persoalan internal, sebaiknya diselesaikan melalui forum dan musyawarah bersama, bukan melalui penyebaran isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Jika ada persoalan internal, mari kita selesaikan secara forum. PCS selama ini bersinergi dan baik-baik saja. Jangan sampai dirusak dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab,” lanjutnya.
Selain membantah isu terkait tabungan sapi kurban, Agus Subrata juga membantah keras informasi yang menyebut Ujang Supriatna sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PCS.
Menurut Agus, hingga saat ini jabatan Ketua Umum PCS masih sah dijabat oleh Ujang Supriatna. Ia menegaskan, apabila suatu saat terjadi pergantian kepemimpinan, maka hal tersebut harus dilakukan melalui mekanisme organisasi yang benar dan sesuai aturan.
“Kalau memang mau digantikan harus melalui mekanisme yang baik dan benar, jangan dengan cara seperti ini. Organisasi tentu memiliki aturan dan mekanisme yang harus dihormati,” tandasnya.
Bantahan serupa juga disampaikan Rusli Gondrong, yang dikenal sebagai salah satu tokoh awal terbentuknya Pormasi Cikoja Serang.
Rusli menegaskan bahwa hingga saat ini posisi Ketua Umum PCS masih dijabat oleh Ujang Supriatna. Menurutnya, apabila memang terdapat keinginan untuk melakukan pergantian kepemimpinan, maka harus ditempuh melalui mekanisme yang jelas dan sesuai dengan aturan organisasi.
“Cara-cara seperti ini tidak benar dan tidak sesuai aturan yang berlaku. Saran saya, para ketua ormas yang ada di Pormasi Cikoja Serang kumpul dan duduk bersama mencari solusi yang terbaik. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar,” pungkas Rusli.
Sementara itu, Ujang Supriatna menegaskan akan segera mengumpulkan seluruh unsur yang tergabung dalam Forum Cikoja guna membahas dan meluruskan berbagai persoalan yang berkembang, termasuk isu mengenai tabungan sapi kurban serta tuduhan terhadap dirinya.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang klarifikasi secara terbuka dan musyawarah untuk mencari solusi terbaik, sekaligus mencegah terjadinya kegaduhan dan kesalahpahaman yang berlarut-larut.
Seluruh pihak pun diharapkan dapat menahan diri serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sebelum persoalan tersebut dibahas dan diklarifikasi secara terbuka melalui forum bersama.
Dengan rencana pertemuan Forum Cikoja tersebut, persoalan yang berkembang diharapkan dapat diselesaikan secara kekeluargaan, transparan, dan sesuai mekanisme organisasi demi menjaga persatuan serta kondusivitas di lingkungan Pormasi Cikoja Serang.



0 Komentar