Selamat Datang Di Website Resmi, SUARA INDEPENDEN JURNALIS INDONESIA

Aktivis Kesehatan Apresiasi Respons Plt Puskesmas Jawilan Tindaklanjuti Keluhan Pelayanan

 



SERANG, Banten — Aktivis kesehatan Dani Hamdani, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Jawilan, Hj. Dewi Kuraesin, S.Kep., Ners., SKM., MARS., yang dinilai telah merespons dan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selasa 18/8/2026.

Keluhan tersebut sebelumnya telah disampaikan dan diberitakan melalui media online. Menurut Dani, tindak lanjut yang dilakukan pihak Puskesmas Jawilan menunjukkan adanya sikap terbuka dalam menerima kritik dan masukan dari masyarakat.

“Saya mengapresiasi langkah Plt Kepala Puskesmas Jawilan, Hj. Dewi Kuraesin, yang telah menindaklanjuti keluhan masyarakat. Ini menunjukkan sikap profesional dan legowo dalam menerima kritik sebagai bahan evaluasi,” ujar Dani.

Ia menilai kritik dari masyarakat seharusnya tidak dipandang sebagai bentuk serangan terhadap institusi, melainkan sebagai masukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

Menurutnya, pejabat publik maupun pengelola fasilitas pelayanan kesehatan harus siap menerima kritik dan saran secara terbuka. Dengan demikian, berbagai kekurangan yang masih ditemukan di lapangan dapat segera dievaluasi dan diperbaiki.

“Pejabat publik harus siap dikritik. Kritik yang disampaikan masyarakat semestinya menjadi bahan evaluasi untuk membangun dan meningkatkan pelayanan kesehatan agar semakin baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Dani berharap komunikasi antara masyarakat dan pihak Puskesmas Jawilan terus terjalin dengan baik. Ia juga mendorong agar setiap keluhan masyarakat dapat ditanggapi secara cepat, transparan, dan solutif demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Apresiasi tersebut, lanjut Dani, bukan hanya ditujukan kepada individu, tetapi juga menjadi dorongan agar budaya keterbukaan dan evaluasi dalam pelayanan publik terus dipertahankan.

“Ketika kritik ditanggapi dengan baik dan ditindaklanjuti, masyarakat tentu akan merasa dihargai. Ini adalah langkah positif untuk bersama-sama membangun pelayanan kesehatan yang lebih baik,” pungkasnya.

(Odon)

0 Komentar