Selamat Datang Di Website Resmi, SUARA INDEPENDEN JURNALIS INDONESIA

Rehabilitasi Jalan Nasional Cikande–Rangkasbitung Dinilai Amburadul, Hasil Baru Saja Sudah Rusak


SERANG, banten.siji.or.id, – Pekerjaan rehabilitasi Jalan Nasional ruas Cikande–Rangkasbitung yang merupakan jalur penghubung vital Kabupaten Serang dan Kabupaten Lebak, kembali menuai kritik tajam. Warga dan pengguna jalan menilai kualitas pengerjaan sangat buruk, terkesan asal jadi, dan amburadul.

Bahkan di beberapa titik, permukaan jalan yang baru saja selesai direhabilitasi kini sudah kembali bergelombang, retak, hingga berlubang. Kondisi ini jelas sangat mencurigakan dan mempertanyakan kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis serta standar yang ditetapkan.

"Baru dikerjakan sebentar kok sudah rusak lagi? Aspalnya tipis sekali, tidak padat. Kami pengguna jalan merasa terancam keselamatan," keluh salah satu pengendara.

Kondisi jalan yang tidak rata dan berlubang ini sangat mengganggu kenyamanan sekaligus membahayakan keselamatan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang berisiko tinggi terjatuh.

Selain dugaan kualitas material dan pengerjaan yang di bawah standar, warga juga menyoroti minimnya pengawasan terhadap kendaraan bertonase besar. Truk-truk berat diduga sering melintas dengan muatan melebihi kapasitas maksimal yang diizinkan. Tanpa pengawasan ketat dan penindakan tegas, jalan nasional ini akan terus cepat rusak meskipun sudah diperbaiki.

 Warga dan Lembaga Pengawas meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten segera turun ke lapangan, melakukan evaluasi menyeluruh, serta audit kualitas pekerjaan. Pemerintah diminta tidak sekadar melakukan "tambal sulam", melainkan memperbaiki secara menyeluruh sesuai spesifikasi teknis yang benar, serta menindak tegas pihak yang bertanggung jawab jika ditemukan penyimpangan.

Hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan resmi dari pihak BPJN Banten terkait keluhan masyarakat dan dugaan ketidaksesuaian kualitas rehabilitasi jalan tersebut.

0 Komentar