Kabupaten Serang – Banten.siji.or.id. Polemik dugaan keterlambatan realisasi Dana Desa di Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, kembali mencuat. Berdasarkan hasil komunikasi dan konfirmasi yang dilakukan pada Selasa (19/5/2026), Pendamping Desa Kecamatan Kopo mengakui bahwa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) hingga saat ini belum direalisasikan kepada masyarakat.
Dalam percakapan konfirmasi tersebut, Pendamping Desa Kecamatan Kopo, Tajudin, menyebut pihaknya telah memberikan catatan serta tekanan kepada pemerintah desa agar BLT DD segera direalisasikan.
“Sementara akan segera BLT dulu,” ujar Tajudin saat dikonfirmasi.
Ia juga mengakui bahwa hingga saat ini realisasi tersebut belum dilakukan. Bahkan, menurutnya, pihak desa belum kembali memberikan konfirmasi lanjutan terkait pencairan dana tersebut.
“Belum bang,” katanya singkat saat ditanya terkait realisasi BLT DD.
Saat disinggung mengenai keterlambatan realisasi meskipun anggaran disebut telah terserap hampir satu bulan, Tajudin mengaku akan kembali melakukan pengecekan.
“Saya kroscek kembali,” ucapnya.
Sebelumnya, persoalan Dana Desa Mekar Baru menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa sejumlah anggaran, termasuk BLT DD dan kegiatan fisik, belum dilaksanakan sesuai peruntukan meskipun dana telah dicairkan.
Dalam komunikasi tersebut juga muncul informasi mengenai dugaan temuan pengadaan aset tahun anggaran 2025 yang diduga fiktif. Namun Tajudin menegaskan bahwa data terkait aset berada di pihak kecamatan.
“Untuk aset saya tidak ada, itu pihak kecamatan,” jelasnya.
Di sisi lain, masyarakat berharap dana desa yang telah dicairkan dapat segera direalisasikan sesuai kebutuhan warga. Pendamping desa pun mengaku memahami keresahan masyarakat dan menyatakan memiliki tanggung jawab dalam pengawasan dana desa.
“Saya juga sama punya tanggung jawab untuk dana desa,” tuturnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Mekar Baru belum memberikan penjelasan resmi terkait belum direalisasikannya BLT DD tersebut maupun dugaan pengadaan aset yang dipersoalkan.
(DN)



0 Komentar