Selamat Datang Di Website Resmi, SUARA INDEPENDEN JURNALIS INDONESIA

Pengusaha Jawilan Herman Bantu Lansia di Lebak, Dipuji Warganet Sosok Pemimpin Peduli



Lebak, banten.siji.or.id — Kisah pilu yang dialami seorang lansia bernama Saminah, warga Kampung Muncang Kopong, Desa Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengetuk hati banyak pihak. Ia terpaksa bertahan hidup di gubuk reyot berukuran sekitar 2×2 meter, sambil merawat suaminya yang menderita stroke tanpa bantuan pemerintah.

Di tengah kondisi serba kekurangan, Saminah tetap berjuang. Ia bekerja sebagai buruh serabutan demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari sekaligus merawat sang suami yang sakit menahun.

Dengan mata berkaca-kaca, Saminah mengungkapkan harapannya.

“Saya hanya ingin tempat tinggal yang layak, Pak. Sekarang mah tinggal di gubuk begini, kalau hujan bocor, kalau panas kepanasan. Saya juga harus merawat suami yang sudah lama sakit, kadang bingung harus bagaimana,” ujarnya lirih.

Ia juga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

“Untuk makan saja kadang susah, saya kerja seadanya. Yang penting suami bisa saya rawat, tapi saya juga berharap ada bantuan dari pemerintah,” tambahnya.

Hingga Selasa (21/4/2026), belum terlihat adanya bantuan sosial maupun perhatian dari pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun instansi sosial lainnya. Kondisi ini pun menuai keprihatinan warga sekitar yang berharap pemerintah segera turun tangan.

Di tengah keterbatasan tersebut, kepedulian datang dari seorang pengusaha asal Jawilan, Herman. Ia mendatangi langsung lokasi dan memberikan bantuan kepada Saminah.

Aksi kemanusiaan tersebut langsung mendapat respons positif dari warganet. Banyak yang memuji sosok Herman sebagai pengusaha muda yang peduli terhadap sesama.

“Figur seperti ini yang dibutuhkan masyarakat. Peduli dan turun langsung,” tulis salah satu warganet.

Bahkan, tidak sedikit yang menilai Herman sebagai sosok yang layak menjadi pemimpin di masa depan karena dinilai memiliki empati dan kepedulian sosial yang tinggi.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan. Diharapkan, pemerintah dan pihak terkait segera memberikan perhatian serius, baik dalam bentuk bantuan tempat tinggal, layanan kesehatan, maupun pemenuhan kebutuhan dasar.

Tim

0 Komentar