SERANG, = Banten.siji.or.id. Ketua STAI Assalamiyah diwakili oleh PK.I Bid. Akademik secara resmi melantik Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Periode 2026–2027 pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Aula Kampus STAI Assalamiyah. Pelantikan ini dilaksanakan sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan mahasiswa serta penguatan peran strategis organisasi kemahasiswaan dalam mendukung visi dan misi kampus.
Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan tertib, dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, dosen, instansi pemerintah kecamatan, aparat kepolisian kecematan, serta seluruh mahasiswa/i. Prosesi pelantikan DEMA periode 2026–2027 secara resmi diwakili dan dipimpin oleh H.A.Bueti MZ,M.Si. PK I. Bid.
Akademik STAI Assalamiyah. yang sekaligus memberikan sambutan dan arahan kepada pengurus baru. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran DEMA sebagai mitra strategis institusi dalam membangun budaya akademik, kepemimpinan, serta pengembangan karakter mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Beliau juga berharap agar pengurus DEMA yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta mampu menghadirkan program-program yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak positif bagi civitas akademika maupun masyarakat luas.
Dengan dilantiknya Dewan Eksekutif Mahasiswa periode 2026–2027 ini, Presma M. Agus Kurniawan atau sering akrab dipanggil Lucky Kurniawan mengharapkan DEMA STAI Assalamiyah dapat menjadi wadah aspirasi mahasiswa yang aktif, solutif, dan berkontribusi nyata dalam kemajuan kampus dan masyarakat, Serta ia menegaskan dalam sambutannya
"Bahwa kelembagaan masih banyak hal yang harus di benahi bersama demi terwujudnya Mahasiswa Assalamiyah yang kritis terhadap isu-isu daerah ataupun nasional, bukan hanya menjadi penonton ketidakadilan dan menjadi mahasiswa yang apatis".
Dr. KH. A.Bazari Syam. MS. M.Pd.I Selaku Pembina Yayasan STAI Assalamiyah menyampaikan dalam sambutan sekaligus wejangannya, Saya sepakat dan mengapresiasi kepada ketua DEMA dalam pidatonya menyampaikan bahwa
"Meski kampus di kampung tapi cara berpikir tidak kampungan". Kita bisa dan mampu bersaing dengan kampus-kampus besar, dan tetap jadi pengurus yang berlandaskan keislaman dalam segala tindakan nya, sampai beliau juga mengatakan bahwa"saya yakin 180 derajat kepengurusan Dema tahun ini akan membawa perubahan dan pengembangan kapasitas Mahasiswa".
Sumber: Jurnalis





0 Komentar