Selamat Datang Di Website Resmi, SUARA INDEPENDEN JURNALIS INDONESIA

Sebut Wakil Bupati 'Mantan Napi', Pernyataan Hasbi Jayabaya Tuai Polemik; 10 Ribu Massa Siap Geruduk Pemda Lebak



LEBAK – Suasana politik di Kabupaten Lebak memanas pasca-pernyataan kontroversial Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya. Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Menggugat (ALARM) menggelar pertemuan di depan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Lebak pada Selasa (31/3/2026) guna menyampaikan pernyataan sikap tegas.

​Kronologi Pemicu Polemik

​Kericuhan opini publik ini bermula dari pidato Bupati Hasbi dalam acara Halal Bihalal yang digelar Senin (30/3/2026). Dalam sambutannya, Hasbi secara terbuka menyebut Wakil Bupati Lebak sebagai "mantan narapidana". Ucapan tersebut dinilai tidak etis dan memicu gelombang keresahan di tengah masyarakat.

​Akumulasi Kekecewaan Masyarakat

​Koordinator ALARM, Arwan, menegaskan bahwa respons mereka bukan sekadar reaksi spontan atas ucapan sang Bupati, melainkan puncak dari gunung es kekecewaan masyarakat.

​"Ini bukan hanya soal pernyataan kemarin, tapi merupakan akumulasi keresahan masyarakat atas kepemimpinan daerah saat ini. Banyak persoalan di Lebak yang kami nilai belum terselesaikan secara tuntas," ujar Arwan saat memberikan keterangan kepada awak media.

​Ancaman Aksi Massa Besar-besaran

​Sebagai bentuk protes nyata, ALARM mengumumkan rencana aksi unjuk rasa berskala besar yang dijadwalkan pada:

​Hari/Tanggal: Rabu, 8 April 2026

​Lokasi: Depan Kantor Pemda Lebak

​Estimasi Massa: 10.000 orang (berbagai elemen masyarakat)

​Arwan menambahkan bahwa aksi ini bertujuan untuk menuntut evaluasi total terhadap kepemimpinan daerah. Guna mendukung operasional dan logistik peserta di lapangan, ALARM juga berencana membuka donasi publik secara terbuka.

​Tanggapan Pemerintah Daerah

​Hingga berita ini dirilis, pihak Pemerintah Kabupaten Lebak masih bungkam dan belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi massa maupun klarifikasi atas pernyataan Bupati dalam acara Halal Bihalal tersebut.

​Meskipun tensi diskusi di tengah masyarakat terus meningkat, situasi di sekitar lingkungan Kantor Pemda Lebak terpantau masih kondusif di bawah pengawasan pihak keamanan.

​sumber: Reporter: Gus | Editor: Indra

0 Komentar