Selamat Datang Di Website Resmi, SUARA INDEPENDEN JURNALIS INDONESIA

Pagar PT Indofurnace Diduga Bergeser, Warga Kampung Cibadak Resah


Serang – Warga Kampung Cibadak RT 16 RW 05 mengaku resah akibat kondisi pagar panel milik PT Indofurnace yang diduga mengalami pergeseran. Pabrik yang memproduksi arang tersebut disebut-sebut tengah melakukan aktivitas pengerukan di dalam area perusahaan menggunakan alat berat jenis beco atau ekskavator.

Menurut keterangan warga, pergeseran pagar diduga terjadi akibat getaran serta aktivitas pengerjaan cut and fill yang terlalu dekat dengan batas pagar perusahaan. Kondisi tanah yang tergerus disinyalir memicu longsoran di sekitar pagar.

“Kami khawatir kalau pagar sampai roboh, apalagi aktivitas alat berat masih terus berjalan,” ujar salah satu warga setempat, Selasa (3/3/2026).

Junarya, S.H., selaku perwakilan warga, meminta pihak perusahaan segera menindaklanjuti laporan masyarakat. Ia menegaskan, apabila tidak segera ditangani, warga berencana mendatangi perusahaan untuk meminta penjelasan secara langsung.

“Kalau tidak ada respons cepat, warga bisa saja mendatangi perusahaan karena ini menyangkut keselamatan,” ujarnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang menyatakan akan menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan aktivitas pengerukan telah sesuai dengan ketentuan lingkungan dan perizinan yang berlaku.

Adapun Satpol PP Kabupaten Serang menyampaikan bahwa pihaknya siap melakukan peninjauan apabila ditemukan indikasi pelanggaran perizinan maupun potensi gangguan ketertiban umum. “Kami akan koordinasi dan turun ke lokasi jika memang ada laporan resmi dari masyarakat,” ujar salah satu pejabat Satpol PP.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan keamanan konstruksi pagar serta dampak kegiatan alat berat di dalam area perusahaan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Indofurnace belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pergeseran pagar tersebut. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah cepat guna meredam keresahan warga dan memastikan keselamatan masyarakat sekitar.

(Suara Independen Jurnalis Indonesia)

0 Komentar