SERANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Banten menggelar tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di Graha Mahesa DPD Gerindra Banten, Kota Serang, Jumat (6/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD Partai Gerindra Banten, Andra Soni, menginstruksikan seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan, bergerak bersama, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
“Usia 18 tahun ini menjadi momentum bagi Gerindra untuk terus memperkuat pengabdian. Kader Gerindra harus kompak, terus bergerak karena kita adalah partai gerakan, dan yang paling penting memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Andra Soni.
Tasyakuran HUT ke-18 Partai Gerindra ini turut dihadiri sejumlah kepala daerah dari Partai Gerindra, di antaranya Wali Kota Serang H. Budi Rustandi, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, serta Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.
Selain itu, hadir pula Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Gerindra, Anggota DPRD kabupaten/kota se-Banten Fraksi Gerindra, pengurus sayap partai, serta jajaran pengurus DPC Gerindra se-Banten.
Andra Soni menegaskan, seluruh kader Gerindra juga harus berperan aktif mendukung dan menyukseskan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, termasuk program kepala daerah dari Partai Gerindra.
“Bagi kepala daerah dari Gerindra, ini adalah kesempatan untuk mengambil peran strategis dalam mendukung dan mengakselerasi program Presiden,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinannya. Salah satunya adalah program sekolah gratis yang menjadi janji kampanye.
Menurutnya, program sekolah gratis telah mulai direalisasikan pada tahun ajaran 2025–2026, khususnya bagi siswa kelas X SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta di Provinsi Banten.
“Kurang lebih 65 ribu warga Banten telah menikmati program sekolah gratis pada 2025. Tahun 2026 ini akan dikembangkan untuk menjangkau sekolah berbasis keagamaan, yakni Madrasah Aliyah. Jika terealisasi, jumlah penerima manfaat akan lebih dari 65 ribu,” jelasnya.
Selain itu, Pemprov Banten juga menjalankan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) sebagai upaya membantu desa menyelesaikan persoalan infrastruktur dasar.
“Provinsi ikut serta membangun jalan desa. Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam membangun Indonesia dari desa,” ujarnya.
Terkait program pemerintah pusat, Andra Soni menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berjalan di Provinsi Banten dan menyasar lebih dari 2,5 juta anak.
“Program ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi Banten yang berada di atas rata-rata nasional serta menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.
Tak hanya itu, di Banten juga telah terbentuk 1.551 Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan. Pemerintah pusat juga menjalankan program rehabilitasi dan revitalisasi sekolah.
“Tahun ini, melalui program bantuan presiden, sekitar seribu sekolah di Banten akan direvitalisasi,” ungkap Andra.
Ia menambahkan, program perbaikan irigasi juga menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya luas lahan pertanian. Hal tersebut menjadikan Banten sebagai lumbung padi ke-8 nasional.
“Semua capaian ini merupakan hasil dari program strategis yang dicanangkan Presiden,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana HUT ke-18 Partai Gerindra, H. Turidi Susanto, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan HUT telah dimulai sejak 1 Februari 2026.
Berbagai kegiatan sosial dilaksanakan oleh DPC Gerindra se-Banten, antara lain bedah rumah, cek kesehatan gratis, senam sehat, program bersih-bersih lingkungan (Indonesia Asri), bersih-bersih tempat ibadah, serta santunan anak yatim.
“Secara khusus, DPD Gerindra Banten juga membentuk Pos Kesehatan Merah Putih. Insyaallah pada 14 Februari mendatang akan diluncurkan lima Pos Kesehatan Merah Putih di Provinsi Banten,” tutupnya.
(Humas siji banten)



0 Komentar