Selamat Datang Di Website Resmi, SUARA INDEPENDEN JURNALIS INDONESIA

Pemeliharaan D.I Cikarang Udik Belum Direalisasikan, Publik Pertanyakan Realisasi Anggaran APBD 2026

 


Kota Serang, Banten.siji.or.id – Pemeliharaan Daerah Irigasi (D.I) Cikarang Udik yang berada di Kelurahan Panca Laksana, Kecamatan Curug, Kota Serang, hingga kini belum juga dilakukan perbaikan. Padahal, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 disebut-sebut telah dialokasikan anggaran miliaran rupiah untuk sektor irigasi.Kamis, (12/2/26).

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Kerusakan saluran irigasi itu bukan terjadi baru-baru ini, melainkan sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan konkret dari instansi terkait, sementara kebutuhan air bagi lahan pertanian tetap mendesak.

Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, hingga 11 Februari 2026 belum terlihat aktivitas perbaikan di lokasi. Padahal, fungsi irigasi sangat vital bagi petani dalam menjaga produktivitas lahan dan keberlangsungan musim tanam di wilayah tersebut.

Ketua MMP LSM ARAK BANTEN, Suhandi, membenarkan bahwa pemeliharaan D.I Cikarang Udik belum direalisasikan. Ia menyebut kondisi ini telah berlangsung lama dan belum ada perbaikan berarti, meski menyangkut kebutuhan dasar air untuk pertanian masyarakat.

Menurut Suhandi, jika benar anggaran pemeliharaan telah dialokasikan dalam APBD 2026, maka publik berhak mengetahui sejauh mana realisasi dan progres pelaksanaannya. Ia menilai keterlambatan penanganan berpotensi merugikan petani serta menimbulkan kecurigaan terhadap pengelolaan anggaran daerah.

Sementara itu, Ihat selaku pihak balai pelaksana di bidang pemeliharaan DAS Ciujung Cidanau Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Banten saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan bahwa lokasi tersebut merupakan D.I Cikarang Udik. Ia menjelaskan kerusakan terjadi akibat banyaknya suplesi dan tingginya curah hujan, serta menyatakan perbaikan akan dilakukan tahun ini.

Namun demikian, belum adanya kepastian waktu pelaksanaan dan rincian jadwal pekerjaan menimbulkan pertanyaan lanjutan dari masyarakat. Publik kini menanti komitmen nyata UPT DAS Ciujung Cidanau dan Dinas PU Provinsi Banten untuk segera merealisasikan perbaikan secara transparan, agar fungsi irigasi kembali optimal dan tidak berdampak pada kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah.(SIJI)

0 Komentar