SERANG, BANTEN – Proses rekrutmen calon tenaga kerja di PT Lemonilo yang berlokasi di Jalan Buditexindo Raya Nomor 10A dan 10B, Kampung Paya, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, menuai sorotan dan kecurigaan warga setempat.
Rekrutmen yang berlangsung pada Kamis–Jumat, 5–6 Februari 2026, dinilai tidak berpihak kepada masyarakat lokal. Pasalnya, meski pendaftaran dilakukan melalui pengisian tautan (link) secara daring, faktanya banyak calon tenaga kerja yang mengikuti tahapan seleksi justru berasal dari luar Desa Junti, bahkan luar Kecamatan Jawilan.
Kondisi tersebut memicu keresahan warga, mengingat keberadaan pabrik besar seperti PT Lemonilo seharusnya membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar.
Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Junti), Aspadi, membenarkan adanya dominasi pelamar dari luar wilayah.
“Iya, memang banyak yang datang bukan warga Desa Junti. Ada dari Kecamatan Kopo, Kecamatan Cikande, dan kecamatan lainnya,” ujar Aspadi singkat saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Teguh , seorang aktivis sekaligus warga Desa Junti, menilai pola rekrutmen berbasis link aplikasi justru semakin menyulitkan masyarakat lokal, terutama warga desa yang memiliki keterbatasan akses teknologi dan informasi.
“Ini jelas menimbulkan kecurigaan besar. Rekrutmen menggunakan link aplikasi membuat warga Desa Junti semakin tersisih. Padahal pabrik ini berdiri di wilayah kami,” tegas Teguh.
Menurutnya, jika kondisi ini dibiarkan, maka akan menimbulkan kecemburuan sosial dan potensi konflik di tengah masyarakat. Oleh karena itu, warga bersama para ketua RT dan RW berencana segera mengambil langkah konkret.
“Kami masyarakat Desa Junti akan segera mengadakan rapat koordinasi. Kami juga akan mengundang para aktivis agar hak dan keadilan masyarakat Junti benar-benar diperjuangkan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Lemonilo belum memberikan keterangan resmi terkait mekanisme rekrutmen dan dugaan tidak berpihaknya penerimaan tenaga kerja terhadap warga lokal.
( Tim Suara Independen Jurnalis Indonesia )
Siji Banten




0 Komentar