![]() |
Dalam sambutannya, Bupati Dewi Setiani menegaskan bahwa bazar kadaharan buka puasa merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus langkah strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Bazar kadaharan buka puasa ini menjadi ruang produktif yang sangat baik dalam mendukung program unggulan Dewi–Iing untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar menghadirkan aneka kuliner berbuka, tetapi juga menjadi penggerak utama ekonomi lokal, khususnya dalam memperkuat pemberdayaan pelaku UMKM di Pandeglang.
Ia pun berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan berkembang.
“Kami berharap bazar kadaharan buka puasa ini menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Pandeglang,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Bazar Kadaharan Buka Puasa Porwan Pandeglang, Mardiana Tirtalaksana, menyampaikan bahwa tahun ini merupakan pelaksanaan kedua, dengan antusiasme peserta yang meningkat signifikan.
“Pada bazar kali ini terdapat 52 stand yang diisi oleh pelaku UMKM, instansi pemerintah, serta sponsor seperti Dinas Koperasi, Kepolisian, Samsat, Bank BJB, Maxim, Mayora, dan lainnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, bazar yang mulai digelar sejak 19 Februari tersebut akan berlangsung hingga 15 Maret 2026, menghadirkan beragam pilihan makanan dan minuman khas berbuka puasa.
Berbagai takjil tradisional hingga kuliner kekinian tersaji meramaikan lokasi bazar, yang setiap sore dipadati masyarakat. Kehadiran puluhan UMKM lokal menjadikan kegiatan ini tidak hanya meriah secara suasana, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan perputaran ekonomi warga.
Dengan atmosfer yang semarak dan partisipasi lintas sektor, Bazar Kadaharan Buka Puasa Porwan Pandeglang diharapkan menjadi ikon Ramadan yang mampu memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
(Suara Independen Jurnalis Indonesia)



0 Komentar